Situs Marketplace, Tempat Membuat Toko Online Gratis

Untuk membuat toko online tidak melulu harus berurusan dengan domain, hosting, CMS, atau hal-hal teknis semacam itu. Anda bisa membuat toko online dengan mudah, gratis, dan "langsung pakai" dengan memanfaatkan layanan situs marketplace. Apa itu situs marketplace?
Bayangkanlah sebuah mal, yang terdiri dari 8 lantai, di dalamnya terdapat banyak toko dengan namanya masing-masing. Toko di masing-masing lantai menjual dengan kategori produk yang berbeda. Nah, demikianlah situs marketplace, yaitu situs yang mengumpulkan para pedagang online di satu tempat untuk menjual produk-produk mereka. Pedagang online dapat membuat toko online di situs marketplace. Biasanya, alamat toko online yang dibuat adalah subdomain dari situs marketplace-nya. Misalnya, Anda membuat toko “Hanif” di situs marketplace bursamuslim.com, Anda bisa mendapat toko online gratis dengan alamat “hanif.bursamuslim.com”.
Layanan di situs marketplace ini biasanya gratis. Juga, tentu saja mudah. Setelah mendaftar, Anda hanya perlu mengunggah (upload) gambar produk-produk Anda lalu memberi bandrol serta deskripsinya. Lalu, Anda pun memiliki sebuah toko online dengan segudang fitur yang ditawarkan.
Berikut ini daftar beberapa situs marketplace yang populer dan eksis di negeri kita.
Bursamuslim.com
bursa-muslim
Situs marketplace usungan pengusahamuslim.com ini masih ditunggu-tunggu kehadirannya. Namun, melihat solidnya tim pengusahamuslim.com dalam menelurkan produk-produk Islami di internet, bursamuslim.com yang juga berbasis Islam adalah pemain yang diperhitungkan dalam kancah dunia e-commerce di Indonesia. Bursamuslim.com menjanjikan fitur manajemen toko, pengaturan produk, laporan penjualan, dan berbagai fitur lainnya. (Alhamdulillah, Mall Online bursamuslim.com telah soft-launching pada 5 Juli 2011, saat ini Anda dapat berbelanja dengan aman dan syar'i di situs bursamuslim.com, admin)

Dinomarket.com
Dinomarket.com sudah cukup lama bercokol di dunia e-commerce Indonesia. Tidak heran jika saat ini memiliki ratusan ribu pengunjung setiap harinya dan memiliki jutaan produk yang dipasarkan di sana. Situs dinomarket cepat diakses. Dinomarket juga menjanjikan produk Anda yang dijual disana akan terdeteksi cepat oleh Google hanya dalam waktu 15 menit. Satu fitur yang sangat diminati oleh para pedagang online, tentunya.
Tokopedia.com
Marketplace yang satu ini masih mencapai total nilai transaksi sebesar 1 milyar pada tanggal 17 Agustus 2009. Situs ini juga masuk dalam nominasi Best Local Startup 2010. Dengan suntikan dana $7 juta dari CyberAgent Ventures Jepang, tokopedia terus berinovasi meningkatkan fitur dan pelayanannya. Terbukti, sekarang tokopedia sudah menjadi salah satu langganan bagi para online-buyers.
KrazyMarket.com
Situs e-commerce yang bermarkas di Cipete ini mulai beroperasi tahun 2008 sempat beberapa kali melakukan perubahan layout situsnya. Meski dikabarkan sempat mengalami kendala biaya di awal kemunculannya, krazymarket ternyata selalu mencoba berbenah dan semakin diminati. Ia bahkan menjadi pemenang di ajang kompetisi SparxUp Award 2010 untuk kategori Best E-Commerce. Krazymarket saat ini menekankan layanannya pada penjualan barang-barang unik, sebagaimana tagline situsnya: “Specialty Goods, Krazy Deals”.
Dvers.com
Situs marketplace ini dahulunya bernama DesaVirtual. Situs ini mencoba mendobrak kemonotonan toko online dengan konsep baru. Konsepnya, marketplace digambarkan seperti sebuah desa yang di dalamnya ada beberapa desa-desa kecil, desa-desa kecil ini berisi rumah-rumah yang tentunya berjualan produk. Grafis yang unik berbau kartun dan bersuasana "desa" ini tentu menciptakan suasana belanja yang baru dan menarik. Mungkin, keunikan ini sudah cukup menjadi sebuah keunggulan DesaVirtual dibanding situs marketplace yang lain. Situs yang sekarang menjadi dvers.com ini juga menggabungkan konsep toko online dengan jejaring sosial. Jadi, selain dapat belanja, lihat-lihat, Anda juga bisa sekadar update status atau mengomentari status user lain.
Plasa.com
Situs milik PT. Telkom ini dahulunya adalah portal multi-layanan. Dengan kucuran dana 4 juta US dollar, Plasa.com dirancang untuk menjadi raksasa e-commerce di Indonesia. Para praktisi e-commerce sempat meragukan taji Plasa.com di awal-awal kemunculannya. Namun, sejalan dengan itu Plasa.com terus berbenah diri, dan dengan "modal" yang luar biasa itu bukan tidak mungkin ia akan mencari ikon toko online di Indonesia.
DuniaVirtual.com
Situs ini adalah pemain e-commerce baru di Indonesia, baru meluncur tahun 2011 ini. DuniaVirtual menjanjikan kecepatan akses dan kemudahan bagi user, baik penjual dan pembelinya. Menurut para buyer-nya, keamanan transaksi di DuniaVirtual.com juga menjadi poin plus tersendiri.
BukaLapak.com
Bukalapak, sejatinya, ingin menggabungkan konsep pasar tradisional dan mall online. Penjual bisa memperbesar pasar dan menaikkan penawaran terhadap calon pembeli lain, sementara pembeli bisa mendapatkan banyak pilihan barang. Lewat mekanisme inilah tercipta pasar yang akan menentukan harga. Anda yang akrab dengan FJB di Kaskus tentunya sudah familiar dengan model seperti ini. Hanya saja, BukaLapak bukanlah forum, melainkan marketplace yang memiliki fitur-fitur shopping-cart, checkout, rekening bersama.
Rakuten.co.id
Rakuten adalah perusahaan e-commerce Jepang yang sedang "membuka lahan" di Indonesia dengan menggaet MNC Group sebagai mitra lokal. Sebagai pemain senior, tentunya Rakuten menjadi pesain tangguh bagi situs-situs marketplace lokal. Rakuten di awal launching-nya sudah merangkul beberapa merek lokal seperti Mustika Ratu, Sarinah, Martha Tilaar, Kinokuniya, dan Top Golf sebagai strategi untuk membangun nama di negeri kita. Situs marketplace ini baru saja launching awal Juni lalu.
Demikian beberapa situs marketplace di Indonesia. Jika Anda baru memiliki satu buah toko offline, dan akan berpikir ulang untuk membuka cabang, tidak demikian halnya pada toko online. Sah-sah saja jika Anda membuka "cabang" di setiap situs marketplace yang ada di atas, namun tentu saja, setiap toko online perlu manajemen yang baik.
Artikel www.PengusahaMuslim.com

0 komentar